Menurut Kantor Berita ABNA, serangan mematikan jet tempur Arab Saudi menambah korban jiwa dari rakyat sipil Yaman. Jet tempur koalisi Arab Saudi yang menyerang kawasan pemukiman penduduk di provinsi Eb Yaman setidaknya menelan korban jiwa dan luka-luka dari warga sipil sebanyak 17 orang.
Media setempat menyebutkan, dalam serangan terbaru jet tempur Arab Saudi pada ahad (25/9) di kawasan pemukiman penduduk di Eb Yaman merenggut setidaknya 7 nyawa warga sipil dan melukai 10 orang lainnya termasuk perempuan dan anak-anak. Diperkirakan jumlah korban jiwa akan bertambah disebabkan parahnya luka korban yang cidera dan terbatasnya fasilitas medis yang tersedia.
Media tersebut menambahkan, serangan jet tempur Saudi tersebut menewaskan diantaranya satu keluarga.
Arab Saudi saban hari melancarkan serangan udara ke pemukiman penduduk Yaman dengan tujuan agar kelompok Syiah Houthi menyerah dan menyerahkan kekuasaan atas Yaman ke tangan Mansour al Hadi, presiden Yaman yang berhasil dilengserkan melalui gerakan rakyat.
Meski banyak melakukan pelanggaran perang, termasuk penggunaan senjata terlarang, dunia Internasional termasuk PBB bungkam atas kejahatan perang Arab Saudi dan koalisinya.
Setelah lebih dari satu tahun pasca Saudi memutuskan menginvasi Yaman, setidaknya ribuan rakyat Yaman telah bersimbah darah dan ribuan lainnya luka-luka.






